KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR

Senin, 07 Oktober 2013


Kolostrum merupakan cairan yang pertama kali di sekresi oleh kelenjar payudara, mengandung tissue debris dan residual material yang terdapat dalam alveoli dan duktus dari kelenjar payudara sebelum dan sesudah masa puerperium. Kolostrum juga merupakan pencahar ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi baru lahir dan mempersiapkan saluran pencernaan makanan bagi bayi yang akan datang. (Taufan, 2011).
Keuntungan pemberian ASI diantaranya adalah adanya keterikatan emosional ibu dan bayi, sebagai kekebalan pasif (kolostrum) untuk bayi, dan merangsang kontraksi uterus. Berikan ASI Eksklusif selama 6 bulan kapan pun dan dimana pun selama bayi menginginkannya. (Ai Yeyeh, 2010).
Kolostrum adalah cairan pra-susu yang dihasilkan dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan. Kolostrum tidak bisa di produksi secara sintetis. Menyusui atau tidak menyusui kolostrum tetap ada. Kolostrum penting bagi bayi karena mengandung gizi dan zat-zat pertahanan tubuh. Kolostrum mengandung banyak karbohidrat, protein, antibodi, dan sedikit lemak. Bayi memiliki sistem pencernaan kecil, dan kolostrum memberinya gizi dalam konsentrasi yang tinggi. (Atikah, 2010).
Kolostrum merupakan komposisi yang paling penting, kolostrum ASI pada hari 1 – 3 istimewa, kaya akan gizi dan antibodi, volume sekitar 30 -90 cc / 24 jam, sesuai dengan kapasitas lambungbayi usia tersebut, memberi imunisasi pertama (kekebalan tubuh) dianggap sebagai cairan emas karena mengandung antibodi 10 – 17x lebih banyak dari ASI hasa membantu mematangkan usus, kaya akan vitamin A. (Maryunani, 2010)

Kolostrum diperkirakan dapat mengirimkan limfosit ibu ke dinding usus bayi dan memulai proses immunologik sehingga memberikan imunitas pasif pada bayi terhadap penyakit infeksi tertentu sehingga mekanisme itu sepenuhnya berfungsi setelah 3 – 4 bulan, lemak dan protein kolostrum mudah dicerna dan diserap secara lengkap dalam saluran pencernaan. Kolostrum adalah susu yang paling baik untuk pertumbuhan serta tidak mungkin menyebabkan kegemukan. (Sumarah, 2009)

Meskipun kolostrum yang keluar sedikit menurut ukuran kita, tetapi volume kolostrum yang ada dalam payudara mendekati kapasitas lambung bayi berusia 1-2 hari. Volume kolostrum antara 150/300 ml/24 jam. Pada hari pertama mungkin hanya diperoleh 30 cc. Namun setiap tetesnya terdapat berjuta-juta satuan zat antibodi. SigA adalah antibodi yang terdapat di dalam ASI. Kandungan SigA dalam kolostrum pada hari pertama adalah 800 gr/100 cc. Selanjutnya mulai berkurang menjadi 600 gr/100 cc pada hari kedua, 400 gr/ 100 cc pada hari ketiga, dan 200 gr/100 cc pada hari keempat.


Kolostrum berisi 3 faktor penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita :
1.      Faktor Imunitas
2.      Faktor Pertumbuhan
Faktor Nutrisi


1.      Faktor Imunitas
Adanya berbagai penyakit degeneratif (keturunan) dan infeksi yang menyerang manusia adalah di sebabkan oleh lemahnya sistem imunitas tubuh. Penelitian secara medis menunjukkan bahwa kolostrum :
a.    Mempunyai faktor imunitas yang kuat (Immunoglobin, Lactoferin, lactalbumit, glycoprotein, cytokines dll) yang membantu melawan virus, bakteru, jamur, alergi dan toksin.
b.    Membantu mengatasi berbagai masalah usus auto imunitas,  arthritis, alergi HIV.
c.    Membantu menyeimbangkan kadar gula dalam darah dan sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.
d.   Kaya akan kandungan TgF-B yang mendukung terapi penderita kanker, pembentukan tulang dan mencegah peyakit herpes. Mengandung immunoglobin yang telah terbukti dapat berfungsi sebagai anti virus, anti bakteri, anti jamur dan anti toksin.
2.      Faktor Pertumbuhan
Kolostrum mengandung faktor pertumbuhan alami yang berfungsi untuk :
1.    Meningkatkan sistem metabolisme tubuh.
2.    Memperbaiki siistem DNA & RNA tubuh.
3.    Mengaktifkan sel T.
      4. Mencegah penuaan dini


5.    Merangsang hormon pertumbuhan (HGH)
6.    Membantu menghaluskan kulit dan menyehatkan kulit
7.    Menghindari Osteoporosis
8.    Memperbaiki dan meningkatkan pertumbuhan jaringan tubuh
9.    Kolostrum mengandung mineral, anti oksidan, enzim, asam amino dan vitamin A, B12 dan E.
3.      Faktor Nutrisi
Kolostrum adalah konsentrasi tinggi karbohidrat, protein, dan zat kebal tubuh. Zat kebal yang ada antara lain : IgA dan sel darah putih. Kolostrum amat rendah lemak, karena bayi baru lahir memang tidak mudah mencerna lemak. Satu sendok teh kolostrum memiliki nilai gizi sesuai dengan kurang lebuih 30 cc susu formula. Usus bayi dapat menyerap 1 sendok teh kolostrum tanpa ada yang terbuang, sedangkan untuk 30 cc susu formula yang diisapnya, hanya satu sendok teh sajalah yang dapat diserap ususnya.

KTI Kebidanan No. 810

0 comments:

Poskan Komentar