KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PEMBERIAN REHIDRASI ORAL PADA BALITA DIARE

Senin, 07 Oktober 2013



2.4  Diare Pada Balita
2.4.1        Defenisi Diare
Diare adalah buang air besar disertai cairan atau berak cair dengan frekuensi berak lebih dari 3 kali dalam 24 jam, secara operasional defenisi diare adalah terjadinya perubahan bentuk dan konsistensi tinja, melembek sampai mencair serta bertambahnya frekuensi berak lebih dan biasanya anak dikatakan diare bila sudah lebih 3 x buang air besar sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari 4 x buang air besar (Nurhayati, 2009).
Diare disebut juga dengan muntaber (muntah berak), muntah mencret atau muntah bocor. Seorang balita dikatakan terkena diare ketika ia mengalami buang air besar melebihi batas kebiasaan setiap hari mencret – mencret tinjanya melembek sampai cair dan kadang disertai muntah – muntah dapat berlangsung singkat namun diare bisa berlanjut sampai sepuluh hari. (Sudarmoko, 2011).
2.4.2        Tanda-Tanda Balita Diare
Diare yang mengalami diare dapat dilihat dari tanda – tanda atau gejala sebagai berikut :
1.      Cengeng
2.      Gelisah
3.      Suhu meningkat
4.      Nafsu makan meningkat
5.      Tinja cair, lendir kadang – kadang ada darahnya, lama – lama tinja berwarna hijau dan asam
6.      Anus lecet
7.      Dehidrasi, bila menjadi dehidrasi berat akan terjadi volume darah berkurang, nadi cepat dan kecil, denyut jantung cepat, tekanan darah turun, kesadaran menurun dan diakhiri dengan syok.
8.      Berat badan turun
9.      Turgor kulit menurun
10.  Mata dan ubun – ubun cekung
11.  Selaput lendir dan mulut serta kulit menjadi kering

2.4.3        Faktor-faktor Penyebab Diare
1.      Faktor Infeksi
Penyebab dapat dikelompokkan dalam beberapa golongan yaitu :
a.       Infeksi enteral yaitu diare yang terjadi karena adanya infeksi. Saluran pencernaan dan merupakan penyebab utama diare pada anak, kuman infeksi meliputi :
1.      Infeksi bakteri : vibrio, E. Coli, Salmunellah, Shigella, Yersima, compylobacter, Aeromonas.
2.      Infeksi virus : entero virus (coxsackie, poliomyelitis, virus echo) adenovirus, rotavirus, astrovirus.
3.      Infeksi parasit : protozoa (entamoeba histolitica, Trichomonas hommis, cacing (ascaris, Trichions, oyuris), jamur (candida albicans).
b.      Infeksi parenteral
Yaitu diare karena infeksi dibagian tubuh lain diluar saluran pencernaan. Misalnya OMA (Otitis Media Akut), bronkopneumia, ensefalitis, dan sebagainya.
2.      Faktor Malaborsi
a.       Karbohidra : disakarida (intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa), monosakorida (inteleransi glukosa dan galaktosa).Pada anak dan bayi yang paling berbahaya adalah intoleransi laktosa.
b.      Lemak
c.       Protein
3.      Faktor makanan, misalnya makanan yang sudah basi, beracun, alergi terhadap jenis makanan.
Faktor Psikologis, misalnya timbulnya rasa takut dan cemas. (Sudarti 2010).

KTI Kebidanan No 812

0 comments:

Poskan Komentar