KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI Pengalaman Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas XXXXXX

Rabu, 14 September 2011

ASI  eksklusif  adalapemberian  ASI  selama  6  bulan  tanpa  makanan tambahan, seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, serta tanpa tambahan makan makanan padat, seperti pisang, bubur susu, biskuit,  bubur nasi dan nasi tim (Prasetyono, 2009).
Keuntungan  ASI  eksklusif  secarumum  yaitu  (1)  memberi  nutrisi  yang optimal dalam hal kualitas dan kuantitas bagi bayi. (2) Meningkatkan kecerdasan. ASI mengandung zat besi dengan fungsi spesifik untuk pertumbuhan otak dan merupakan stimulasi awal dimana pandangan, belaian, usapan, kata-kata ibu waktu
menyusui  merupakan  kebutuhan  awal  atau  kebutuhan  rangsangan  atau  stimulasi

(Maryunani, 2009).

ManfaaASI eksklusif bagi bayyaitu (1) ASI  merupakan nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang terbaik, (2) ASI meningkatkan daya tahan tubuh, (3) ASI dapat meningkatkan kecerdasan anak, (4) Pemberian ASI dapat meningkatkan jalinan kasih sayang (Danuatmaja, 2003).
Manfaat ASI bagi ibu yaitu (1) Membantu mempercepat pengembalian rahim ke bentuk semula dan mengurangi perdarahan selama kehamilan, (2) Mengurangi biaya pengeluaran karena ASI tidak perlu dibeli, (3) Mengurangi biaya perawatan sakit karena bayi yang minum ASI tidak mudah terinfeksi, (4) Mencegah kanker payudara, (5) Memberikan rasa puas, bangga dan bahagia pada ibu yang berhasil menyusui bayinya, (6) Pemberian ASI secara eksklusif dapat berfungsi sebagai kontrasepsi  6  bulan  setelah  kelahiran  karena  isapan  bayi  merangsang  hormon prolaktin yang menghambat terjadinya ovulasi sehingga menunda kesuburan (Maryunani, 2009).
Manfaat ASI bagi keluarga yaitu  (1) Tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membeli susu formula. (2) Jika bayi sehat, berarti keluarga mengeluarkan lebih sedikit biaya guna perawatan kesehatan, (3) Menjarangkan kelahiran lantaran efek kontrasepsi MAL dari ASI eksklusif, (4) Keluarga tidak perlu repot membawa susu botol, susformula, air panas, dan lain sebagainya ketika bepergian (Maryunani,
2009)
ASI juga bermanfaat bagi negara. Adapun manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut (1) Bayi sehat membuat negara lebih sehat, (2)Penghematan pada sektor kesehatan, karena jumlah bayi hanya sedikit, (3) Memperbaiki kelangsungan hidup anak dengan menurunkan angka kematian (Danuatmaja, 2003).
Maryunani Anik (2009), menyatakan sepuluh upaya yang perlu dilakukan ibu demi mendukung produksi ASI yaitu;  (1) carilah informasi tentang keunggulan ASI eksklusif saat  ibsedang  hamil untuk  menimbulkan motivasi menyusui, (2saat persalinan tiba,  pilihlah rumasakit  yang  melaksanakan kebijakan rawat  gabung sehingga ibu dapat memberi ASI on demand (saat dibutuhkan), (3) siapkanlah diri secara fisik dan mental untuk menyusui. hal ini akan membuat hormon oksitosin bekerja memproduksi ASI, (4) dukungan suami sangat diperlukan, jangan takut ditinggal suami karena payudara menjadi jelek. menyusui tidak mengubah bentuk payudara Anda, (5) belajarlah cara dan posisi menyusui yang benar, (6) janganlah memberi makanan/minuman apapun selain ASI pada bayi yang baru lahir, (7) carilah suasana yang tenang dan bersikaplah rileks saat menyusui, (8). hindarilah stres, (9) konsumsilah makanan bergizi, buah-buahan, dan rajinlah minum air putih setidaknya
8-10 gelas per hari, (10) pakai BH yang bentuknya menyokong dan ukuran sesuai payudara.
Tanda-tanda berikut ini dapat gunakan sebagai petunjuk bayi mendapatkan cukup ASI dan cukup gizi; (a) dalam 24 jam, si kecil buang air kecil minimal 6-8 kali sehari.  Ini mungkin agak sulit diperhatikan bila bayi menggunakan popok sekali pakai.  Karena yang harus diperhatikan adalah 6-8 kali basahan, bukannya 6-8 kali ganti popok, (b)  adanya pertumbuhayansignifikan Maksudnya,  berat  badan, tinggi        badan,  dan             lingkar     kepala               bayi         bertambah               secara    signifikan,      (c)
perkembangannya, baik motorik kasar maupun halus, baik.  Selain itu, bayi terlihat aktif, nyaman dan bahagia (Suradi, R 2004).


Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No  242

0 comments:

Poskan Komentar