KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI PERBANDINGAN WANITA USIA REPRODUKSI DENGAN USIA RISIKO TINGGI TERHADAP TERJADINYA PERDARAHAN POST PARTUM DI RSUD xxxxxx

Kamis, 14 Juli 2011

Latar Belakang

Masa  nifas  atau  puerperium  atau  post  partum  adalah  masa  yang dimulai setelah kelahiran placenta dan berakhir ketika alat – alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Pada masa ini terdapat perubahan fisiologi, salah satunya adalah involusi uterus dan pengeluaran lochea. Bila pengeluaran lochea ini berlebih hingga lebih dari 500 cc setelah persalinan, dinamakan perdarahan post partum. Diperkirakan bahwa 60 % kematian ibu akibat kehamilan terjadi setelah persalinan dan 50 % kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama. Dan penyebab utama dari kematian ibu bersalin adalah perdarahan.  ( Syaifuddin, 2002 )
Perdarahan post partum ini dipicu oleh berapa faktor antara lain faktor usia, usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun. Namun tidak dipungkiri pada usia antara 20-35 tahun dapat terjadi perdarahan post partum dikarenakan ada faktor lainnya yang menyebabkan perdarahan post partum selain   faktor   usia,             yakni     riwayat   buruk   pada                            persalinan     terdahulu. ( Dhaneswari, 2007 )
Pada wanita yang melahirkan anak pada usia dibawah 20 tahun atau lebih dari 35 tahun merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan pasca persalinan yang dapat mengakibatkan kematian maternal. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa pada usia tersebut memiliki kemungkinan untuk terjadinya  komplikasi  pasca  persalinan  terutama  perdarahan  akan  lebih besar.  ( Dhaneswari, 2007 )
Pada wanita usia kurang dari 20 tahun dikarenakan masih dalam proses pertumbuhan. Alat– alat atau organ reproduksinya belum siap untuk menerima kehamilan dan melahirkan. Alat alat reproduksi yang belum siap, antara lain organ dalam seperti liang vagina, bibir kemaluan, muara saluran kencing dan perineum ( batas antara liang vagina dan anus ) tidak siap bekerja mendukung persalinan. Kemudian pada wanita yang berusia lebih dari 35 tahun kondisi organ – organ reproduksinya berbanding terbalik dengan yang dibawah 20 tahun. Pada usia ini wanita mengalami penuaan, organ – organnya mulai kendor dan kaku. Dengan kondisi seperti ini maka terjadi    regresi             atau           kemunduran                   sehingga         sangat              berpengaruh      pada penerimaan kehamilan dan proses melahirkan.  ( Soelaeman, 2006)
Berdasarkan studi kasus pada penelitian sebelumnya persentase kematian  maternal  berdasarkan  faktor  -  faktor  reproduksi  ibu  di  RSUD Pesisir Selatan, RSUD Padang Pariaman, RSUD Sikka, RSUD Larantuka dan RSUD Serang, 2005, usia   < 20 tahun adalah 0 ( 0 % ), usia 20 - 30 tahun adalah 8 ( 66,7 % ), usia > 30 tahun adalah 4 ( 33,3 % ). Pada kasus kematian maternal ini sebagian besar disebabkan karena perdarahan yaitu
28 %. Jika didasarkan pada teori kejadian perdarahan post partum akan meningkat  sejalan  peningkatan  usia  dan  pada  usia  yang  lebih  muda. ( Rukmini, 2005 )
Dan  menurut  laporan  BPS  2005  Angka  Kematian  Ibu  (  AKI  )  di Indonesia masih tinggi walaupun di sisi lain sudah terjadi penurunan dari 307/100.000 kelahiran hidup ( Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2002/2003    )    menjadi     262/100.000    kelahiran     hidup.    Dan    penyebab utama     terjadinya              kematian       ibu   adalah  perdarahan              post          partum. ( Depkominfo, 2007 )
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Ruang Bersalin RSUD Gambiran Kota Kediri tanggal 1 Januari - 28 Februari 2008 didapatkan bahwa jumlah total pasien yang mengalami perdarahan post partum primer sebanyak 3 orang dengan usia 20 - 35 tahun.
Berdasarkan data yang diperoleh dan teori – teori yang melatar belakangi, peneliti ingin meneliti perbandingan kejadian perdarahan post partum pada wanita usia reproduksi dan wanita usia risiko tinggi.


Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 205

0 comments:

Poskan Komentar