KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Tali Pusat di Rumah Bersalin XXX Medan

Rabu, 30 Maret 2011

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Penyakit tetanus neonatorum adalah penyakit yang terjadi pada neonatus (bayi yang berusia kurang dari 1 bulan) yang disebabkan clostridium tetani yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan menyerang sistem saraf pusat. Spora kuman tersebut masuk kedalam tubuh bayi melalui pintu masuk satu satunya yaitu tali pusat, yang dapat terjadi pada saat pemotongan tali pusat ketika bayi lahir maupun pada saat perawatannya sebelum puput (terlepasnya tali pusat). Angka kematian kasus (Case fatality Rate atau CFR) sangat tinggi, pada kasus tetanus neonatorm yang tidak dirawat, angkanya mendekati 100%, terutama yang mempunyai masa inkubasi kurang dari 7 hari angka kematian tetanus neonatorum yang di rawat di RS Indonesia bervariasi dengan kisaran 10,8% - 55%. (Abdul Bahri, 2002).
Clostridium tetani terdapat di tanah dan traktus degistivus manusia serta hewan kuman dapat membuat spora tahan lama dan dapat berkembang biak dalam luka yang koto. Pada bayi penyakit ini ditularkan melalui tali pusat yaitu karena pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak steril. Selain itu infeksi dapat juga melalui pemakaian obat, bubuk dan daun – daunan yang digunakan dalam perawatan tali pusat. (Hanifa, 2005).
Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk meneliti bahan yang digunakan untuk merawat tali pusat, perawatan tali pusat secara medis menggunakan bahan – bahan antiseptik yang meliputi alkohol 10% atau antimikrobial seperti povidon-iodin 10% (betadine) dan lain – lain yang disebut dengan cara modern, sedangkan metode tradisional mempergunakan madu, minyak chee (india) atau clostrum air susu ibu. Dore (1998) membuktikan adanya perbedaan antara perawatan tali pusat yang menggunakan alkohol pembersih dan dibalut kasa steril. Ia menyimpulkan waktu puput tali pusat kelompok alkohol 9 - 8 hari dan alami kering 8 – 16 hari. Penelitian ini merekomendasikan untuk tidak melanjutkan penggunaan alkohol dalam merawat tali pusat bayi baru lahir. Sedangkan penelitian Kurniawati 2006 di Indonesia membuktikan bahwa waktu pelepasan tali pusat menggunakan air susu ibu (ASI) adalah 127 jam (waktu tercepat 75 jam) dan waktu pelepasan menggunakan teknik kering terbuka tanpa diberi apapun rata – rata 192,3 jam waktu tercpat 11, 3 jam). (Sodikin, 2009).
Menurut WHO tetanus dan penyakit infeksi merupakan penyebab utama kematian bayi. Tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus menerus diberbagai Negara. Setiap tahunnya 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri. Tetanus ini dapat terjadi akibat perawatan atau tindakan yang tidak memenuhi syarat kebersihan misalnya pemotongan tali pusat dengan menggunakan bambu atau gunting yang tidak steril, atau setelah tali pusat dipotong dibubuhi abu, tanah, minyak, daun – daunan dan sebagainya. Tali pusat mempunyai resiko besar untuk terkontaminasi oleh clostridium tetani pada 3 hari pertama kehidupan.
(Sodikin, 2009).
            Penyakit ini masih banyak juga terdapat di Indonesia dan Negara – Negara lain yang sedang berkembang. Mortalitasnya sangat tinggi karena biasanya baru mendapat pertolongan bila keadaan bayi sudah gawat. Penanganan yang sempurna memegang peranan penting dalam menurunkan angka mortalitas. Angka kematian tetanus neonatorum di RS besar di Indonesia mencapai 80%. Untuk menghindari infeksi tali pusat yang dapat menyebabkan sepsis meningitis dan lain – lain, maka  ditempat pemotongan dipangkal tali pusat serta 2,5 cm di sekitar pusat diberi antiseptic selanjutnya tali pusat dirawat dalam kedaan steril atau bersih dan kering. (Hanifa, 2005).
            Sedangkan data kesehatan Propinsi Sumatera Utara pada tahun 2008, angka kematian bayi sekitar 36,7 / 1000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian bayi disibolga 29/1000 kelahiran hidup, penyebab utama kematian bayi baru lahir tersebut adalah karena infeksi tali pusat. (Sumatera Utara, 2007).
            Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Tali Pusat di RB .............................. Marendal Tahun 2009

1.2  Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Tali Pusat di RB .............................. Marendal Tahun 2009
 1.3  Tujuan
1.3.1        Tujuan Umum
Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Tali Pusat di RB .............................. Marendal Tahun 2009
1.3.2        Tujuan Khusus
  1. Untuk mengetahui distribusi pengetahuan ibu post partum tentang perawatan tali pusat berdasarkan umur di RB .............................. Marendal Tahun 2009.
  2. Untuk mengetahui distribusi pengetahuan ibu post partum tentang perawatan tali pusat berdasarkan Pendidikan di RB .............................. Marendal Tahun 2009.
  3. Untuk mengetahui distribusi pengetahuan ibu post partum tentang perawatan tali pusat berdasarkan paritas di RB .............................. Marendal Tahun 2009.

1.4  Manfaat Penelitian
1.4.1        Bagi RB Fatimah Ali I Marendal
Sebagai bahan masukan bagi Bidan di RB Fatimah Ali I Marendal dalam memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu post partum tentang pentingnya perawatan tali pusat.
1.4.2        Bagi Responden
Sebagai bahan informasi bagi ibu post partum dalam upaya meningkatkan kesehatan bayi baru lahir.
1.4.3        Bagi Instansi Pendidikan
Sebagai bahan referensi tambahan di perpustakaan Akademi Kebidanan .............................. Deli Serdang.
1.4.4        Bagi Peneliti Selanjutnya
Sebagai perbandingan untuk melakukan penelitian selanjutnya
1.4.5        Bagi Peneliti
Penelitian ini untuk mengimplementasikan mata pelajaran yang didapat selama kuliah, memperluas wawasan dalam bidang pendidikan khususnya mengetahui tentang perawatan tali pusat pada bayi baru lahir

Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 58

2 comments:

ayurizqi kaKashiliyung mengatakan...

Sedangkan penelitian Kurniawati 2006 di Indonesia membuktikan bahwa waktu pelepasan tali pusat menggunakan air susu ibu (ASI) adalah 127 jam (waktu tercepat 75 jam) dan waktu pelepasan menggunakan teknik kering terbuka tanpa diberi apapun rata – rata 192,3 jam waktu tercpat 11, 3 jam). (Sodikin, 2009).
=================================================
boleh mintak sumber konkret di atas ??? makasiia

M.P. Lubis mengatakan...

Sumbernya dari buku Perawatan Tali Pusat.

Sodikin. 2009. Buku Satu Perawatan Tali Pusat, EGC, Jakarta.

thk's

Poskan Komentar