KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI Gambaran Penilaian Kinerja Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum XXXXX Medan

Kamis, 31 Maret 2011

BAB  I
PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang
Organisasi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, pada dasarnya adalah organisasi pelayanan umum. Oleh karenanya rumah sakit perlu memiliki kinerja profesional yang baik sesuai dengan harapan pasien. Selain memberikan pelayanan medis yang profesional. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 kesehatan mencantumkan bahwa tenaga kesehatan harus memenuhi ketentuan kode etik, standar, hak pengguna pelayanan kesehatan, standar pelayanan dan standar prosedur operasional.
Kinerja pelayanan kesehatan rumah sakit yakni kinerja perawat dapat dinilai dari segi kompetensi teknis petugas yang berhubungan dengan bagaimana standr pelayanan keperawatan yang telah ditetapkan. Segi hubungan manusia yang berkaitan dengan interaksi antara petugas kesehatan dengan pasien dengan cara menanamkan kepercayaan dan kredibilitas. Pasien merupakan pengguna jasa rumah sakit mempunyai hak untuk menilai kinerja pelayanan keperawatan tersebut. Semakin baik penilaian pasien, akan semakin baik pula kualitas pelayanan keperawatan rumah sakit tersebut. (Sabarguna. 2004).
Kualitas kinerja keperawatan suatu rumah sakit dinilai dari kepuasan pasien yang sedang atau pernah dirawat yang merupakan ungkapan rasa lega atau senang karena harapan tentang suatu kebutuhan pasien terpenuhi oleh kinerja pelayanan keperawatan yang bila diuraikan berarti kepuasan terhadap kenyamanan, kecepatan, pelayanan, keramahan dan perhatian. Sementara rasa puas sendiri mempunyai nilai yang relatif tergantung dari masing-masing individu. (Wijaya. 2008).
Dalam melaksanakan asuhan keperawatan berbagai macam faktor yang mempengaruhi yaitu tingkat pendidikan, pengetahuan, beban kerja, pelatihan dan masa kerja.
Hal ini dikarenakan bahwa banyaknya perawata melaksanakan asuhan keperawatan memiliki pendidikan, motivasi kerja, beban kerja dan pelatihan yang mendukung terciptanya kinerja mengalami masalah dalam aplikasi di lapangan berupa keterlambatan atau banyaknya proses pengisian asuhan keperawatan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan pihak rumah sakit.
Padahal, keperawatan sebagai profesi merupakan salah satu pekerjaan dimana dalam menentukan tindakannya didasari pada ilmu pengetahuan serta memiliki keterampilan yang jelas dalam keahliannya, selain itu sebagai profesi keperawatan mempunyai otonomi dan kewenangan dan tanggung jawab dalam tindakan serta adanya kode etik dalam bekerjanya, kemudian juga berorientasi pada pelayanan dengan melalui pemberian asuhan keperawatan pada individu, kelompok atau masyarakat.
Asuhan keperawatan itu sendiri merupakan suatu proses dalam praktek keperawatanyang langsung diberikan kepada klien pada berbagai tatanan pelayanan keperawatan, dengan metodologi proses keperawatan, berpedoman pada standar keperawatan, dilandasi etika keperawatan dalam lingkup wewenang serta tanggung jawab keperawatan. Praktek keperawatan juga merupakan tindakan mandiri, perawat profesional melalui kerjsama berbentuk kolaborasi dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikn asuhan keperawatan sesuai dengan lingkup wewenang dan tanggung jawabnya.
Berdasarkan penggunaan asuhan keperawatan dalam praktek keperawatan, maka keperawatan dapat dikatakan sebagai profesi yang sejajar dengan profesi dokter, apoteker, dokter gigi dan lain-lain. Dengan demikian keperawatan dapat dikatakan sebagai profesi karena memiliki landasan ilmu pengetahuan yang jelas dan memiliki kode etik profesi. (A. Aziz Alimul Hidayat. 2007).
Rumah Sakit Daerah Wonogiri sebagai rumah sakit pemerintah berkontribusi pada peningkatan keperawatan melalui penyediaan pelayanan medis maupun non medis yang berkualitas. Menurut survey, rumah sakit tersebut telah melakukan penilaian kinerja keperawatan dari sudut pandang pasien. Penelitian mendapatkan hasil kinerja pelayanan kepada pasien sebanyak 21,28% pasien menjawab kurang. Kinerja pelayanan perawat masih cukup pada kategori keramahan dimana sebanyak 22,64% menjawab kurang dan cukup. Kinerja pelayanan makanan secara keseluruhan mendapatkan nilai cukup karena terdapat 47,74% pasien menjawab cukup. (RSUD Wonogiri. 2004).
Bertitik pada uraian di atas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang ”Gambaran Kinerja Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum ......................... Medan”.
 1.2        Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti dapat merumuskan permasalahan penelitian yaitu ”Bagaimana Gambaran Penilaian Kinerja Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Umum ..................................... Medan”.

1.3        Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian terdiri atas tujuan umum dan tujuan khusus.
1.3.1        Tujuan Umum
Untuk mengetahui bagaimana gambaran kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Umum ..................................... Medan.
1.3.2        Tujuan Khusus
1.      Untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pada tahap pengkajian keperawatan.
2.      Untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pada tahap diagnosis keperawatan.
3.      Untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pada tahap perencanaan keperawatan.
4.      Untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pada tahap implementasi keperawatan.
5.      Untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pada tahap evaluasi keperawatan.

1.4        Manfaat Penelitian
1.4.1        Peneliti akan memberikan pengalaman awal dalam melakukan dan menyusun KTI (Karya Tulis Ilmiah) yang dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan peneliti khususnya tentang melaksanakan asuhan keperawatan yang profesional dalam menunjang peningkatan kinerja perawat.
1.4.2        Hasil penelitian diharapkan berguna bagi perawat dan pasien dalam menerapkan asuhan keperawatan yang professional.
1.4.3        Sebagai bahan bagi mahasiswa-mahasiswi keperawatan unutk melakukan penelitian lebih lanjut.
Memberikan masukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sebagai bahan bacaan di perpustakaan Akademi Keperawatan ......................................

Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 61

0 comments:

Poskan Komentar