KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

GAMBARAN PENGETAHUAN PUS TENTANG CARA MENETUNKAN JENIS KELAMIN ANAK DI KLINIK XXXXX

Minggu, 17 April 2011

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Ketika seorang pria mencari pasangan dan mengajak menikah seorang wanita, salah satu tujuanya adalah mempunyai anak. Sebelum terjadi, biasanya pasangan suami istri akan saling berdiskusi terlebih dahulu mengenai topik perencanaan jumlah anak dan jenis kelamin anak. Untuk perencanaan jumlah anak yang dikehendaki. Pasangan suami istri bisa mendapatkan solusi atau refrensi yang di kehendaki, pasangan suami istri bisa mendapatkan solusi atau refrensi dari buku-buku mengenai merencanakan keluarga dan cara-cara mencegah kehamilan. Apakah akan ada keputusan untuk membatasi kehamilan dengan alat kontrasepsi tertentu? Atau akan berkonsultasi dengan siapa? Apakah petugas keluarga berencana (KB), orang tua, tetangga rumah atau informasi yang terdapat dalam buku-buku perencanaan keluarga? Melalui cara seperti ini, pasangan suami istri sudah bisa menemukan jawab dari pertanyaan mengenai pengendal;ian jumlah anak yang diinginkan (Siswosuharjo,2008).
Pasangan suami istri yang merencanakan anak dengan jenis kelamin tertentu masih sedikit sekali yang memahami dan belum banyak mengetahui bahwa sebenarnya anak yang nantinya dilahirkan itu bisa direncanakan ditentukan jenis kelaminya (Siswosuharjo, 2008).
Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan kini dapat memberikan harapan besar untuk orang tua yang menginginkan anak dari jenis kelamin tertentu. Berdasarkan penelitian medis tingkat keberhasilannya dapat mencapai 85-90% untuk bayi laki-laki dan 90-95% untuk bayi perempuan. Para orang tua sekarang dapat merencanakan lebih matang kapan melahirkan dan apa jenis kelamin dari bayi akan lahir (Simanungkalit, 2006).
Sejauh ini rasio terhadap wanita selalu konstan. Antara 105 – 106 bayi laki-laki dilahirkan, dengan rasio terhadap 100 bayi perempuan, tetapi ada sedikit kenaikan rasio keguguran dan kematian diantara bayi laki-laki, maka rasio ini jarang mencapai 50:50  (Philips, 1997).
Pemilihan jenis kelamin bayi adalah satu dari beberapa teknologi tingkat tinggi yang dikembangkan untuk membantu pembuahan. Di Los Angeles, Amerika, telah menangani beberapa klien dan hasilnya terjamin hampir 100%. Harga 18,480 dolar Amerika (sekitar Rp. 157 juta) orang tua dapat memilih jenis kelamin janinya (Maerzyda, 2006).
Virginia, AS, berhasil menemukan metode Microsoft, yang mampu memisahkan kromoson X dan Y. setelah itu, dilakukan inseminasi buatan. Menurut data lembaga tersebut, dengan metode ini tingkat keberhasilan mendapatkan bayi perempuan 91% dan bayi laki-laki 75% (Elizabeth, 2005). Menurut para peneliti di Amerika Serikat, metode tersebut memberi hasil yang akurat untuk 9 dari 10 kemungkinan. Kandungan sperma kromoson itulah yang menentukan apakah bayinya laki-laki atau perempuan (Satumed, 2006).
Pemerintah berupaya untuk menurunkan angka kematian bayi. Antara lain dengan jalan mempertinggiderajat dan kecerdasan masyarakat serta pembangunan kesehatan seperti tercermin dalam sistem kesehatan nasional (Mochtar, 1998).
Metode tersebut dapat mengenali apakah seperma tersebut akan menghasilkan bayi pria atau perempuan. Itulah yang memungkinkan orang tua memilih jenis kelamin anaknya, dengan tingkat ketepatan yang jauh lebih tinggi ketimbang sebelumnya  (Satumed, 2006).
Kini orang tua tidak perlu lagi berharap-harap cemas menunggu sampai pemeriksaan USG memberitahukan jenis kelamin calon anaknya. Tehnik modren memungkinkan mereka mengetahui jenis kelamin anak itu bahkan sebelum dikandung sebab mereka sendiri dapat menemukanya (Satumed, 2006). Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik melakukan penelitian tentang cara menemukan jenis kelamin anak di klinik .................................

Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 76

0 comments:

Poskan Komentar