KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI GAMBARAN KETEPATAN POLA ASUH IBU DALAM PENDIDIKAN SEKS ANAK PRA SEKOLAH USIA (4 - 6 TAHUN) DI DESA XXXXXXX

Senin, 16 Mei 2011

BAB I

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Kemandirian anak berawal dari keluarga serta dipengaruhi oleh pola asuh  orang  tua.  Di  dalam  keluarga  orang  tualah  yang  membimbing, mengasuh untuk menjadi mandiri, kebanyakan anak yang mempunyai kepribadian dewasa dan matang ternyata dia mendapat kasih sayang dan cinta yang utuh dari orang tua waktu kecil (Guttmacher, 2008).
Dari data yang dihimpun Departemen Pendidikan Nasional dari sekitar 26,1 juta anak di Indonesia usia 0-6 tahun baru 28% yang memperoleh pendidikan dini. Jumlah anak pra sekolah di Jawa timur tahun 2005 sebesar 3.477.451  anak,  tahun  2006  3.441.323  anak,  sedangkan  tahun  2007 3.418.455 anak. Dinas Kesehatan Kota Kediri, 2007. Pada tahun 2005 di tingkat nasional anak usia dini yang sudah dilayani baru 17,2%. Jumlah itu meliputi 12,6% anak yang sudah terlayani dan mengakses pendidikan di taman kanak-kanak dan 0,1% ditempat penitipan anak. Di Jakarta masih ada 82,80% anak usia 1-6 tahun yang belum terlayani dengan pendidikan pra sekolah / pendidikan anak usia dini (PAUD). Pemerintah menargetkan tahun 2007 jumlah pendidikan anak usia dini yang mendapatkan PAUD usia 0-6 tahun sebanyak 28,4 juta anak dan usia 2-4 tahun sebanyak 12,1 juta anak.(Stevani  Elisabeth,  2008).  Jumlah  anak  prasekolah  di  Kota  Kediri tahun 2005 sebesar 7.413 anak, tahun 2006 sebesar 3.441 anak, sedangkan 2007 7014 anak. Dinas Kota Kediri, 2007. Kasih sayang dari kedua orang tua merupakan fondasi kehidupan bagi si anak dan menjadi modal utama rasa aman, terlebih ketika dia mengeksplor dunianya Orang tua yang biasa mengungkapkan rasa cinta kasih melalui pelukan,  sentuhan  belaian,  senyuman,  dukungan,  mendengarkan  keluh kesah, dan celotehan serta meluangkan waktu bermain dengan si kecil berdampak baik terhadap perkembangan mental si kecil sedangkan cara mengasuh ibu dengan hukuman, kekerasan berdampak jelek terhadap perkembangan mental anak. (Oicilia, 2007)
Di  Amerika  telanjang  di  rumah  (di  kamar  mandi/di  tempat  tidur) adalah baik dan cara yang sehat mengenalkan seksualitas bagi anak yang masih kecil (di bawah 5 tahun). Survei yang dilakukan secara nasional sejak 2002 melibatkan 1.700 anak pra sekolah yang menerima pendidikan seks secara komprehensif dirumah terhindar dari penyimpangan seks/ tidak ingin melihat TV/ VCD porno sebesar 60% anak, 40% anak yang tidak pernah mendapatkan      pendidikan   seks     dirumah  ingin      mencoba-coba karena mengganggap hal itu wajar/ lumrah ditonton untuk kalangan anak-anak seusianya (Boyke, 2008). Di Indonesia 80% ibu tidak sanggup memberikan pendidikan seks di rumah alasannya mereka tidak tahu apa yang harus dan layak disampaikan, sedangkan pada tahun 2006. 60% ibu beranggapan sesuatu  yang  berkaitan  dengan  seks  itu  porno  dan  tabu,  saat  orang  tua ditanya  anak  tentang  seks  umumnya  tidak  dapat  berbicara,  menjawab dengan marah dan menganggap anak tidak sopan. Hanya 25% ibu yang memberikan  pendidikan  seks  dini  dengan  dibacakan,  melihat  gambar- gambar sambil diterangkan dari buku dongeng-dongeng, nyanyian anak, dll. (Gordon,  2008).
Seks bebas di kota-kota besar sudah melampaui batas, tahun 2006 tepatnya di Ambon anak berusia dibawah 10 tahun memperkosa anak usia 5 tahun  dan  terpaksa  dipenjara  4-5  bulan.  (Guttmacher,  2008).Lembaga internet survei terkemuka yakni Topten Reviews.com menyebutkan bahwa 80% anak sudah biasa menonton acara porno. Hal tersebut di atas sangatlah memprihatinkan. Sehingga perlu perhatian khusus dalam pendidikan mereka karena hal tersebut menentukan kualitas sumber daya manusia di masa datang.
Hasil studi pendahuluan di desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri pada bulan Maret 2008 diperoleh data bahwa terdapat anak pra sekolah sebanyak 148 anak. Setelah dilakukan studi lebih lanjut, dari hasil wawancara pada 10 anak pra sekolah diperoleh data bahwa 10 anak tersebut sudah pernah menonton acara televisi orang dewasa, 8 dari 10 anak sudah mengenal istilah pacaran.
Dari fenomena di atas, maka penulis tertarik untuk membuat karya tulis yang berjudul “Gambaran ketepatan pola asuh ibu dalam pendidikan seks anak pra sekolah usia (4-6 tahun) di Desa Menang Kecamatan Pagu Kediri.”


Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 159

0 comments:

Poskan Komentar