KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI PENGARUH PENYULUHAN MEMANDIKAN BAYI TERHADAP CARA IBU DALAM MEMANDIKAN BAYINYA DI DESA XXXXXXX

Senin, 16 Mei 2011

BAB 1
  
PENDAHULUAN



 1.1 LATAR BELAKANG

Salah satu hal mendasar yang perlu diketahui dalam perawatan bayi adalah tentang memandikan bayi. Saat memandikan dan menggantikan popok pada bayi akan memberikan kesempatan pada orang tua untuk banyak memegang dan mengadakan kontak mata dengan  bayi (Kelly, Paula.2001:16).
Umumnya setiap orang tua sudah mengetahui tahap-tahap perawatan yang tepat untuk bayinya, akan tetapi tidak demikian bagi pasangan muda. Pada tahap awal, mereka akan kesulitan untuk melakukan perawatan pada bayinya, khususnya memandikan bayi (Soepardan,S. 2001: 15 ).  Memandikan bayi untuk pertama kalinya mungkin merupakan hal terindah sekaligus hal yang mencemaskan, bagi sebagian orang tua (www.wartamedika.com).
Bayi sering mengalami gangguan pada kulit, diantaranya adalah biang keringat, eksim popok, dan eksim  susu. Dimana masalah-masalah ini bisa diatasi dengan mudah. Menurut salah satu dokter spesialis anak dari Rumahsakit Cipto Mangun Kusumo mengatakan bahwa kulit bayi lebih rentan terhadap infeksi, iritasi, serta alergi, sehingga perlu perawatan khusus yang ditekankan pada aspek pemeliharaan kulit. Perawatan ini bisa dimulai dengan memandikan bayi secara teratur. Dilanjutkan setelah itu dengan membersihkan rambut   dan   mengganti   popok   bayi   pada  saat  yang   tepat   dan   teratur (www.balitaanda.indoglobal.com).  Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rustini, dkk. Di beberapa wilayah Indonesia, diperoleh data bahwa bayi yang dimandikan oleh dukun sebesar 78.5 %, sedangkan yang dimandikan oleh keluarga sebesar 2.5 % (http://www.p3skk.litbang.depkes.go.id).   Hal   ini   menunjukkan   sedikitnya peran ibu atau keluarga dalam perawatan bayi sehari-hari.
Menurut data SKDN bulan maret 2008 di Puskesmas Ngasem wilayah desa Sumberejo didapatkan jumlah ibu yang memiliki bayi sejumlah 85 orang. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan selama pendataan di desa Sumberejo pada tanggal 10-14 maret 2008 didapatkan dari 8 ibu yamg memiliki bayi, diperoleh 1 orang ibu yang membersihkan bagian kelamin bayi sebelum dimandikan hanya sewaktu bayi BAB, 1 orang bayi didapatkan mengalami masalah biang keringat serta 6 orang yang menyabuni bayinya setelah bayi dimasukkan ke bak mandi.
Dari kenyataan tersebut didapatkan bahwa masih banyak ibu yang belum bisa memandikan bayinya secara benar, sehingga kebutuhan pendidikan kesehatan (penyuluhan) sangat dibutuhan untuk dapat memberikan perawatan bayi sehari-hari, dimana salah satu perawatan bayi sehari-hari khususnya memandikan bayi.
Dari data tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui adakah perubahan cara ibu memandikan bayi setelah dilakukan penyuluhan tentang cara memandikan bayi .


Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 172

0 comments:

Poskan Komentar