KUMPULAN KTI KEBIDANAN DAN KTI KEPERAWATAN

Bagi mahasiswi kebidanan dan keperawatan yang membutuhkan contoh KTI Kebidanan dan keperawatan sebagai rujukan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah bisa mendapatkannya di blog ini mulai dari BAB I, II, III, IV, V, Daftar Pustaka, Kuesioner, Abstrak dan Lampiran. Tersedia lebih 800 contoh kti kebidanan dan keperawatan. : DAFTAR KTI KEBIDANAN dan KTI KEPERAWATAN

KTI HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN BUTEKI BAYI USIA 0 – 6 BULAN TENTANG REGURGITASI DI DESA XXXXXXXX

Senin, 16 Mei 2011

BAB I

 PENDAHULUAN




1.1  Latar Belakang

Regurgitasi (gumoh) adalah aliran dari isi perut yang keluar dari mulut dengan mudahnya dan sering diikuti dengan sendawa (Steven, PS. 2004).
Tidak hanya seorang ibu dengan bayi pertamanya yang mungkin akan mengalami berbagai masalah, tetapi terkadang ibu dengan beberapa anak juga masih saja mempunyai masalah dengan bayinya. Belum banyak yang mengetahui apakah sebenarnya regurgitasi itu. Banyak orang menganggap regurgitasi pada bayi itu adalah hal normal, maka orang tua sering menganggap  sepele  hal  tersebut.  Akibatnya  jika  timbul  komplikasi  baru diperiksakan kedokter (http://www.bloger.com).  Merawat bayi memang tidak semudah yang dipikirkan banyak orang, apalagi bagi para orang tua baru. Banyak informasi dan pengetahuan tentang perawatan   bayi  yang    harus    digali.   Ibu  yang melewatkan  untuk menyendawakan bayinya setelah disusui, tentu saja bukan karena faktor kelalaian, melainkan karena  faktor  ketidaktahuan (http://www.parentsguide.com).
Regurgitasi   pada   bayi   terjadi   karena   belum   sempurnanya   katup lambung dan kerongkongan. Jika terus-menerus dan tidak ditangani bisa merusak dinding kerongkongan akibat paparan asam lambung yang keluar bersamaan dengan gumoh. 70% bayi akan mengalami gumoh minimal 1 x/hari     (http://www.bloger.com).       Regurgitasi      yang     tidak     diatasi     dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan akibat makanan yang terus keluar (http://www.ayahbunda-online.com).
Gumoh terjadi pada semua bayi usia di bawah 1 tahun, terutama pada bayi baru lahir dan bayi usia dibawah 6 bulan. Gumoh mulai berkurang pada usia diatas 6 bulan. Gumoh paling banyak terjadi pada bayi sehat berumur 4 bulan,  dengan  >1x  episode  regurgitasi.  Pada  umur  6-7  bulan,  gejala berkurang dari 61% menjadi 21%. Hanya 5% bayi berumur 12 bulan yang
masih mengalami gumoh (http://www.aplcare.com).

Pada sebagian besar kasus akan sembuh sendiri dan tidak perlu penanganan atau terapi khusus. Bayi seringkali menjadi rewel dan menangis terus-menerus, sehingga orang tua perlu memperoleh pengetahuan yang benar agar tidak menjadi panik (http://gerd.cdhnf.org). Menurut Gumiarti, dkk (2002), tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi penerimaan dan pemahaman terhadap suatu objek atau materi yang dimanifestasikan dalam bentuk pengetahuan.
Untuk mencegah regurgitasi, bayi harus bersendawa. Jika bayi tidak dapat bersendawa sendiri, maka ibu bisa membantu bayi untuk bersendawa. Menyendawakan bayi adalah hal yang mudah untuk dilakukan, tetapi banyak juga orang tua yang belum mengetahui cara menyendawakan bayi (Datta, M. 2004). Beberapa cara menyendawakan bayi yaitu : bayi digendong di pundak dengan wajah menghadap ke belakang. Pegang bagian pantatnya dengan satu tangan,   sedangkan   tangan   lain   memegang   leher   dan   menepuk-nepuk punggungnya.      Posisi bayi setengah duduk. Dada dan kepala menjorok ke depan. Sangga leher lalu tepuk-tepuk bagian lambungnya. Telungkupkan bayi di  pangkuan.  Tepuk-tepuklah  bagian  punggungnya.  Usahakan  posisi  dada lebih tinggi dari perutnya (http://www.nakita-online.com).

Berdasarkan studi pendahuluan di desa Paron wilayah kerja puskesmas Ngasem kabupaten Kediri, terdapat 30 bayi berusia 0-6 bulan. Dari 30 bayi, sekitar 20 bayi sering mengalami gumoh dan ibu tidak mengetahui cara untuk mengurangi frekuensi gumoh. 20 bayi tersebut tidak mengalami komplikasi. Dimana   dari   20   ibu   meneteki   (Buteki)   tersebu mayoritas   memiliki pendidikan rendah, selain itu mereka menganggap gumoh adalah hal biasa dan  bukan merupakan masalah.
Berdasarkan   uraian   di   atas,   peneliti   berminat   untuk   melakukan penelitian  tentang  “Hubungan  Tingkat  Pendidikan  dengan  Pengetahuan Buteki bayi usia 0-6 bulan tentang Regurgitasi di Desa Paron Wilayah Kerja Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri”.


Kunjungi : Download KTI Kebidanan dan Keperawatan No 161

0 comments:

Poskan Komentar